Pengamanan Nataru Polres Turunkan 388 Personelnya

Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar 

TANJUNG SELOR - Menjelang perayaan hari natal dan tahun baru (Nataru), kepolisian akan kembali melakukan gelar operasi yakni Operasi Lilin. Seperti yang dilaksanakan Polres Bulungan bersama Kodim 0903/Bulungan dan Pemerintah Kabupaten Bulungan melakukan rapat koordinasi (Rakor) pemantapan pelaksanaan Operasi Lilin. 

Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar mengatakan rakor tersebut untuk melihat kesiapan jelang Nataru. 

"Nanti itu ada persiapan Operasi Lilin, direncanakan tanggal 22 atau 23 Desember Bupati Bulungan akan kembali melakukan rakor dengan kami," ujar Ronaldo Maradona, Jumat 17 Desember 2021. 

Dari pihaknya sendiri dalam Operasi Lilin mendatang menurunkan 388 personel untuk pengamanan di 2 kabupaten yakni di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung (KTT). Kata dia di 2 kabupaten ini akan didirikan pos pelayanan (Pos Yan) dan pos pengamanan (Pos Pam). 

"Intinya apa yang mau kita capai, supaya tidak ada gangguan Kamtibmas yang menonjol kemudian kita mau menciptakan sikon yang kondusif. Umat Kristiani tetap bisa merayakan Nataru tanpa kehilangan makna dari perayaan tersebut dan tetap terkendali penyebaran Covid-19 nya," jelasnya. 

Mantan Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat ini mengatakan akan ada penerapan protokol kesehatan sesuai dengan Inmendagri. Nanti penjabarannya di lapangan akan dibuatkan Surat Edaran Bupati, sehingga pihaknya meminta semua kalangan menaatinya. 

"Jadi kita mengawasi tapi masyarakat juga sudah melakukan kesiapan-kesiapan berupa penggunaan masker," ujarnya. 

"Karena ada temuan naik speed tapi tidak pakai masker, hal ini sebenarnya harus di sosialisasikan. Kalau ada yang melanggar akan kita tegur, penegakan hukum akan kita gunakan sebagai opsi terakhir," tuturnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinas PUPR Bulungan Turunkan Tim Burat Keruk Parit Jalan Salak

DPD Beri Restu, Muncul Nama Calon Tunggal Jadi Ketua DPC

Norhayati Cabut Gugatan Terhadap Megawati Soekarnoputri