Polda Kaltara Kawal KIPI dan PLTA Supaya Tak Ada Mafia Tanah
| Waka Polda Kaltara Brigjen Pol Erwin Zadma |
TANJUNG SELOR - Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar Polri jajarannya melakukan pengawalan investasi yang ada di daerah.
Semua anggota Polri diwajibkan mengawal hingga terealisasikan dan juga supaya tidak ada hal yang mengganggu. Pasalnya investasi juga merupakan kunci penggerak ekonomi.
"Kita Polda Kaltara ini dan jajaran harus mendukung sepenuhnya. Kita wajib mengawal investasi yang ada di Kaltara," ucap Waka Polda Kaltara Brigjen Pol Erwin Zadma, Sabtu 11 Desember 2021
Dia mengatakan Kaltara terdapat beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) yang harus di kawal hingga selesai. Adapun proyek pembangunan itu adalah pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Kayan Kabupaten Bulungan dan Sungai Mentarang Kabupaten Malinau.
"Karena ini adalah Proyek Strategis Nasional, Polda Kaltara wajib mendukung dan ini harus sukses. Kalau ada masalah-masalah disitu kita terdepan tangani," ujarnya.
Pasalnya yang diwanti-wanti oleh Presiden Jokowi jangan sampai di wilayah pembangunan PSN yang dimasuki investor itu terjadi kasus mafia tanah. Karena hal inilah yang akan menghambat pembangunan di daerah tersebut.
"Apalagi kalau ada mafia tanah dan sebagainya, polisi akan terdepan menanganinya. Indikasi belum ada, seperti pembangunan KIPI dan PLTA ini harus lancar. Kita tidak pandang bulu soal ini," tutupnya.
Komentar
Posting Komentar