Warga Sekatak Terendam Banjir, Ini Upaya Polsek Sekatak
| Parah Banjir Sekatak Mencapai 2,5 Meter |
TANJUNG SELOR - Banjir di Kabupaten Bulungan tak hanya terjadi di Desa Pimping Kecamatan Tanjung Palas Utara. Pada hari ini banjir juga terpantau menggenangi pemukiman warga di Kecamatan Sekatak.
Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kapolsek Sekatak IPTU Mahmud mengatakan banjir yang terjadi di Kecamatan Sekatak terdampak di beberapa desa yang dilalui aliran Sungai Sekatak.
"Saat kami melaksanakan patroli di desa-desa yang terdampak air pasang Sungai Sekatak dari hulu diantaranya Desa Sekatak Buji, Desa Kelembunan, Desa Bekiliu dan Desa Maritam," ucap IPTU Mahmud, Rabu 15 Desember 2021.
Dia menjelaskan wilayah tergenang di Desa Sekatak Buji diantaranya Jalan Pangeran Muda dan Jalan Imam Salaeh di RT 01 ketinggian air mencpai 1,5 meter. Jalan Pangeran Muda RT 02 dan RT 03 ketinggian mencapai 2 meter serta di Jalan Pangeran Muda RT 04 ketinggian mencapai 2,5 meter.
"Di Desa Sekatak Buji ketinggian air rata dari 1,5 meter sampai 2,5 meter," bebernya.
Lalu di Desa Kelembunan wilayah terdampak di Jalan Poros Trans Kaltara RT 01 ketinggian sebagian 80 sentimeter. Kemudian di bagian RT 01 lainnya dan RT 02 ketinggian air mencapai 1 meter yang berada di pinggiran Sungai Sekatak.
Kemudian di Desa Bekiliu wilayah RT 01 ketinggian air mencapai 1 meter dan di RT 02 sebagian tergenang air dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.
"Kalau di Desa Maritam terutama di RT 01 ketinggian air mencapai 1 meter yang berada di pinggiran sungai," jelasnya.
Tindakan yang diambil Kapolsek melakukan koordinasi dengan kepala PLN Kecamatan Sekatak untuk memadamkan aliran listrik di daerah yang terdampak banjir. Kemudian rumah-rumah warga yang berada di pinggiran Sungai Sekatak rata-rata terkena banjir dan sebagian warga telah mengungsi ketempat keluarganya.
"Kami mengimbau kepada warga untuk selalu memperhatikan anak-anak dan mengamankan barang berharganya. Tindakan Polsek yang terlaksana membantu evakuasi warga dan barang-barang milik warga dengan menggunakan speed boat dan kendaraan mobil R4. Lalu berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Sekatak," tutupnya.
Komentar
Posting Komentar